Tembok Yang Kokoh.
Sebuah tembok, terdiri dari dua hal. batu bata dan semen. Tanpa
keduanya, tidak ada benda yang bernama tembok. Besar ataupun kecil.
Batu bata yang tidak disemen, tidak akan bisa menjadi tembok yang
kokoh, dan apalah artinya tembok tanpa kekokohan.
Hal yang sama juga terdapat dalam hidup kita Hidup kita terdiri atas waktu
dan alasan untuk hidup. Adalah sia-sia bila kita menyusun hidup kita jam
demi jam, hari demi hari, bulan demi bulan, dan tahun demi tahun, tanpa
menyadari alasan kita hidup.Sama seperti tembok yang terbuat oleh batu
bata yang tidak disemen. Mudah goyah.
Kokohkah hidup kita bagai tembok yang disemen? Hanya alasan untuk
hidup kita yang membedakan antara hidup yang kokoh dan yang rontok
oleh goncangan. Kita memang tidak pernah bisa menghindari semua
goncangan, namun kita selalu bisa menyusun alasan untuk hidup yang
kokoh.
Temukan alasan hidup anda hari ini, agar hidup anda bagai tembok yang
kokoh, sama seperti anda meletakkan semen di antara batu-batu bata.
(submitted by Raymond Erwin, )
Sebuah tembok, terdiri dari dua hal. batu bata dan semen. Tanpa
keduanya, tidak ada benda yang bernama tembok. Besar ataupun kecil.
Batu bata yang tidak disemen, tidak akan bisa menjadi tembok yang
kokoh, dan apalah artinya tembok tanpa kekokohan.
Hal yang sama juga terdapat dalam hidup kita Hidup kita terdiri atas waktu
dan alasan untuk hidup. Adalah sia-sia bila kita menyusun hidup kita jam
demi jam, hari demi hari, bulan demi bulan, dan tahun demi tahun, tanpa
menyadari alasan kita hidup.Sama seperti tembok yang terbuat oleh batu
bata yang tidak disemen. Mudah goyah.
Kokohkah hidup kita bagai tembok yang disemen? Hanya alasan untuk
hidup kita yang membedakan antara hidup yang kokoh dan yang rontok
oleh goncangan. Kita memang tidak pernah bisa menghindari semua
goncangan, namun kita selalu bisa menyusun alasan untuk hidup yang
kokoh.
Temukan alasan hidup anda hari ini, agar hidup anda bagai tembok yang
kokoh, sama seperti anda meletakkan semen di antara batu-batu bata.
(submitted by Raymond Erwin, )
Kata Bijak
Jangan pernah berpisah tanpa ungkapan kasih sayang
untuk dikenang. Mungkin saja perpisahan itu
ternyata untuk selamanya.
(Jean Paul Richter)
untuk dikenang. Mungkin saja perpisahan itu
ternyata untuk selamanya.
(Jean Paul Richter)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
law menurut teman blogers isi dr blog nih menarik...
jangan lupa ksih komenya yah...!!!
agar lebih memotivasi unuk admin...:)